Cara Menonaktifkan Aplikasi di HP

Cara Menonaktifkan Aplikasi di HP untuk Optimalkan Kinerja 

Diposting pada

Cara menonaktifkan aplikasi di HP bisa pengguna lakukan melalui beberapa cara untuk menghemat sumber daya ponsel. 

Aplikasi-aplikasi yang jarang atau bahkan tidak pernah pengguna buka, bisa menjadi beban tambahan pada ponsel. 

Nah, untuk mengoptimalkan kinerja ponsel, maka menghapus atau mematikan aplikasi tak berguna ini bisa dinonaktifkan saja. 

Bagaimana Cara Menonaktifkan Aplikasi di HP yang Tergolong Bloatware? 

Pada saat membeli ponsel baru atau baru saja melakukan reset ke ponsel, Anda akan melihat ada beberapa aplikasi bawaan. 

Aplikasi bawaan ini sudah terinstal ke memori perangkat bersama dengan sistem operasi, android atau iOS. 

Sayangnya, tidak semua aplikasi ini benar-benar pengguna pakai sehari-hari yang kemudian dikenal dengan istilah bloatware.  

Bloatware adalah aplikasi yang telah terpasang di ponsel oleh produsen maupun oleh operator seluler yang bekerjasama dengan pihak produsen.  

Jenis Bloatware

Cara Menonaktifkan Aplikasi di HP

Jenis bloatware yang ada di HP antara lain: 

Aplikasi Bawaan dari Pihak Produsen  

Aplikasi seperti Samsung Health, Samsung Pay atau Samsung Notes mungkin tak asing bagi para pengguna setia HP Samsung. 

Aplikasi-aplikasi ini memang bisa berguna, namun orang bisa saja memiliki preferensi lain sehingga aplikasi bawaan tersebut tidak pernah pengguna pakai. 

Tak hanya Samsung, saat ini juga masih banyak produsen yang menjejalkan aplikasi buatan mereka sendiri ke dalam produknya. 

Baca Juga:  Cara Menyembunyikan Aplikasi dengan 5 Metode Mudah

Aplikasi dari Mitra Bisnis 

Beberapa aplikasi seperti Facebook, Instagram, Netflix atau Spotify memang tergolong populer.  

Namun orang tak selalu mengakses layanan tersebut dari ponsel, misalnya dari laptop atau dari smartTV mereka 

Aplikasi Bundling Operator Seluler 

Jenis bloatware ini biasanya ada pada produk HP yang ditawarkan melalui program bundling dengan operator tertentu . 

Saat ini mungkin sudah semakin jarang operator seluler yang menawakan produknya bersama produk ponsel tertentu. 

Selain itu, jumlah aplikasi yang mereka tanamkan juga semakin sedikit seiring waktu.     

Cara Menonaktifkan Bloatware di HP 

Nah, aplikasi yang tergolong ke dalam bloatware di atas, masih bisa pengguna hapus atau nonaktifkan apabila memang tidak digunakan. 

Namun, ada pula beberapa macam bloatware yang tidak dapat pengguna hapus karena terlindung oleh sistem operasi maupun oleh kustomisasi produsen. 

Jika demikian, pengguna pun harus pasrah saat bloatware tak berguna ini menempati ruang penyimpanan, memperlambat kinerja hingga mengonsumsi baterai. 

Pada tingkat tertentu, bloatware bahkan juga pernah menjadi malware yang mencuri data pribadi dan merugikan pengguna. 

Untuk menonaktifkan aplikasi tergolong bloatware di HP, silakan mengikuti langkah berikut: 

  1. Silakan tekan tahan ikon aplikasi bloatware pada layar utama atau laci aplikasi. 
  2. Dari menu yang muncul silakan tekan ikon i (Info aplikasi) untuk masuk ke pengaturan lebih lanjut. 
  3. Pada pengaturan lanjutan, silakan pilih opsi Nonaktifkan aplikasi (biasanya di bagian bawah). Anda juga bisa memilih Hapus/ Uninstal jika memang tidak membutuhkan aplikasi tersebut. 
  4. Selanjutnya, untuk menonaktifkan aplikasi yang tidak memiliki ikon di layar utama atau drawer, silakan buka Pengaturan/ Setelan.  
  5. Silakan buka opsi Aplikasi atau Manajemen aplikasi di dalam menu pengaturan. 
  6. Selanjutnya, cari aplikasi yang ingin Anda nonaktifkan dari daftar aplikasi. Pastikan aplikasi tersebut bukan aplikasi sistem yang penting untuk kinerja HP. 
  7. Setelah itu, ketuk Nonaktifkan atau Hapus pembaruan. Selain itu, Anda juga bisa memilih opsi Uninstal jika tersedia. 
  8. Setelah  selesai menonaktifkan atau menghapus aplikasi, silakan nyalakan ulang HP Anda. 
Baca Juga:  7 Cara Menghemat Baterai HP agar Awet dan Tahan Lama  

Tips Mencegah Aplikasi Aktif Kembali 

Beberapa bloatware bisa aktif kembali tanpa sepengetahuan pengguna karena kemampuannya dalam melakukan autostart, sinkronisasi dan update otomatis. 

Untuk mencegah bloatware tadi kembali memenuhi penyimpanan dan menggunakan baterai maupun memori, ada beberapa opsi yang bisa Anda pelajari, seperti: 

  • Menerapkan pembatasan penggunaan baterai dan data untuk aplikasi untuk menghemat sumberdaya di HP. 
  • Menonaktifkan fungsi sinkronisasi otomatis yang membuat aplikasi mengunduh data terbaru dari server tanpa izin pengguna. 
  • Aktifkan manajemen auto-start lalu cegah aplikasi bloatware untuk berjalan otomatis saat HP dinyalakan. 
  • Jika aplikasi tidak dapat And nonaktifkan, maka sembunyikan ikon aplikasi dari layar utama dan laci untuk menghindari salah ketuk yang membuatnya berjalan. 

Akhir Kata 

Itulah tadi cara menonaktifkan aplikasi di HP yang bisa coba Anda terapkan agar HP selalu dalam kondisi optimal.  

Aplikasi bawaan memang bisa saja berguna dan menawarkan fitur atau fungsi khusus yang tak semua aplikasi lain bisa tawarkan. 

Namun apabila aplikasi tersebut tidak pernah Anda pergunakan, maka menonaktifkan atau menghapusnya adalah langkah yang layak Anda pertimbangkan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *