Cara Memilih HP

Panduan Cara Memilih HP Sesuai Kebutuhan 

Diposting pada

Cara memilih HP salah satunya bisa pengguna lakukan dengan menyesuaikan kebutuhannya akan sebuah perangkat HP itu sendiri. 

Artinya, Anda sebagai calon pembeli, memilih sebuah HP tak sekedar asal, yaitu asal murah, asal merek tertentu, atau asal banyak kameranya saja. 

Sebagai pembeli yang bijak, tentu akan lebih baik jika Anda mendasarkan pilihan pembelian berdasar pertimbangan. 

Nah, pertimbangan kebutuhan menjadi salah satu opsi yang paling ideal agar Anda tidak membeli sesuatu yang mubazir karena tak Anda butuhkan. 

Bagaimana Cara Memilih HP Baru dan Bekas? 

Cara Memilih HP

Harus kita akui bahwa saat ini, HP sudah menjadi super komputer mini yang bisa dibawa kemana-mana untuk memudahkan berbagai tugas manusia. 

Tak mengherankan jika banyak pabrikan elektronik yang berlomba-lomba menawarkan produk smartphone mereka ke pasaran demi memenuhi permintaan pasar. 

Seiring makin banyaknya brand dan produk yang mereka keluarkan, memilih sebuah HP untuk dibeli bisa jadi hal yang memusingkan. 

Hal ini utamanya terjadi pada pengguna yang masih terbilang awam dengan teknologi dan tak begitu mengikuti perkembangannya.     

Lihat saja di pasaran saat ini, ada begitu banyak pilihan produk HP yang memiliki spesifikasi dan fitur beragam hadir dengan harga begitu kompetitif. 

Lalu, bagaimana Anda harus menentukan pilihan saat hendak membeli HP, baik produk baru maupun bekas? 

Panduan Langkah Memilih HP Baru

Berikut ini beberapa kiat yang bisa Anda terapkan saat akan membeli sebuah HP, terutama HP baru:  

Tentukan Anggaran 

Silakan pastikan berapa uang yang ingin Anda belanjakan untuk membeli sebuah HP guna mempersempit opsi HP pilihan Anda nantinya. 

Misalnya, Anda menyiapkan anggaran Rp1,5 hingga Rp2 jutaan, maka produk-produk HP di rentang harga inilah yang nantinya hanya Anda lihat dan perbandingkan. 

Hindari tergoda membeli HP yang asal murah jauh di bawah anggaran, demi memastikan bahwa HP yang akan Anda beli harus berkualitas dengan spesifikasi yang sesuai. 

Pastikan Kebutuhan Utama 

Selanjutnya, silakan buat daftar prioritas kebutuhan Anda terhadap HP yang akan Anda beli tersebut nantinya. 

Apakah Anda berencana menggunakan HP tersebut utamanya untuk keguatan sehari-hari seperti browsing, chatting atau media sosial. 

Atau mungkin Anda memiliki rencana khusus misalnya hanya menggunakan HP tersebut untuk kerja, fotografi, gaming atau khusus menonton, misalnya.  

Daftar kebutuhan ini yang nantinya menjadi pertimbangan Anda saat mempelajari spesifikasi HP yang akan Anda beli nantinya. 

Cek Spesifikasi 

Masuk ke bagian yang bisa jadi cukup rumit, Anda perlu mempelajari spesifikasi produk untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan Anda. 

Baca Juga:  Cara Upload Video ke Youtube yang Benar Agar Dapat Uang

Beberapa spesifikasi umum yang biasanya calon pengguna perhatikan seperti: 

  • Sistem Operasi, antara Android atau iOS dan versi sistem operasi yang sebaiknya lebih baru untuk alasan keamanan dan masa pakai. 
  • Chipset, sebaiknya memiliki kecepatan dan dukungan fitur yang harus sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan seperti untuk game, kreasi konten, lebih kencang lebih baik. 
  • RAM, jika Anda akan menjalankan banyak aplikasi sekaligus, pilih RAM yang lebih besar. 
  • Kapasitas Penyimpanan Internal yang menentukan berapa banyak aplikasi dan file yang bisa Anda simpan di HP. 
  • Layar, meliputi jenis panel, luas, resolusi layar yang menentukan kualitas tampilan. Untuk edit konten gambar, foto dan video maupun streaming, pilih layar yang lebih berkualiltas.   
  • Kamera, tak hanya ukuran megapikselnya, perhatikan pula kualitas dan karakteristik sensor serta aplikasi kamera jika Anda membutuhkan HP untuk kebutuhan foto dan videografi. 
  • Dukungan fitur tambahan seperti NFC, keamanan biometrik, sertifikasi tahan air, kualitas kaca layar dan lainnya juga bisa menjadi indikator penting lain sesuai kebutuhan Anda. 
Cara Memilih HP

Apabila Anda masih awam dengan spesifikasi seperti ini, tak ada salahnya mempelajari informasi di internet atau menyimak konten dari reviewer terpercaya dulu.  

Bandingkan Berbagai Pilihan 

Dari langkah di atas, Anda mungkin sudah berhasil menyeleksi beberapa produk yang ada di pasaran saat ini. 

Lanjutkan dengan membandingkan berbagai pilihan HP tersebut, mulai dari menyandingkan daftar spesifikasi, mencari artikel ulasan atau menonton video review. 

Jika tersedia, Anda juga bisa mengunjungi toko untuk mencoba produk-produk HP yang sedang Anda pertimbangkan tadi secara langsung. 

Terus lakukan perbandingan hingga pilihan Anda mengerucut ke 1 pilihan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. 

Lakukan Pembelian  

Setelah memiliki 1 pilihan produk, sebaiknya beli produk tersebut di toko atau distributor resmi akan memastikan keaslian dan garansi produk yang akan Anda beli. 

Tak jarang orang memilih beli secara asal di toko yang berujung pada HP ilegal, rekondisi dan sebagainya. 

Tentunya, hal ini bisa membuat proses pemilihan HP di atas jadi sia-sia karena barang yang Anda dapatkan ternyata tak sesuai kualitasnya. 

Tips Beli HP Bekas 

Anda yang terbentur dengan anggaran, mungkin juga bisa mempertimbangkan opsi membeli HP bekas. 

Ya, HP second bisa saja jadi pilihan alternatif selama Anda bisa mendapatkan HP dalam kondisi terbaik. 

Langkah memilih HP bekas sendiri mungkin tak jauh berbeda dari langkah memilih HP baru di atas. 

Hanya saja, ada beberapa hal yang mungkin perlu menjadi perhatian Anda, antara lain: 

Jangan Terburu-buru dan Hanya Pilih Penjual Terpercaya 

Hindari tergesa-gesa dalam membeli HP bekas, karena mencari HP bekas berkualitas bisa membutuhkan waktu yang lama, bahkan kadang bergantung keberuntungan.  

Kalaupun Anda menemukannya, sebaiknya beli HP bekas dari penjual yang terpercaya dengan reputasi yang baik serta ulasan positif. 

Cek Keaslian HP 

Setelah berada di toko atau bertemu degan penjual, silakan lihat HP lalu pastikan HP tersebut bukan replika atau refurbish.  

Baca Juga:  Cara Mengganti Wallpaper Laptop Windows dengan Mudah 

Anda mungkin bisa melakukan cek IMEI (tekan *#06#) lalu cocokkan IMEI tersebut dengan website IMEI resmi. 

Selain IMEI, perhatikan pula detail fisik HP yang harusnya memiliki kualitas bahan yang baik, finishing yang rapi, termasuk logo dan tulisan. 

Cek Kondisi 

Setelah memastikan keaslian, silakan periksa kondisi HP mulai dari:  

  • Layar yang masih asli bawaan HP bebas goresan, retak, dead pixel, burn-in atau masalah lain. 
  • Body yang mungkin memiliki lecet yang masih bisa diterima, bebas dari retakan, bengkok atau cacat lain. 
  • Pastikan kamera depan dan belakang dapat berfungsi dengan baik dan menghasilkan gambar jernih sesuai spesifikasi. 
  • Cek juga semua tombol dapat berfungsi dengan baik, tombol power, volume, sidik jari hingga shutter (jika ada). 
  • Port USB yang berfungsi dengan baik. 
  • Pastikan pula speaker berfungsi, tidak menghasilkan suara yang pecah. 

Cek Fungsi 

Setelah memeriksa keaslian dan fisik HP, lakukan pengujian beberapa fungsi HP antara lain: 

Coba lakukan panggilan telepon dan menerima panggilan, pastikan suara juga terdengar jelas oleh mikrofon dan speaker. 

Coba lakukan browsing melalui jaringan seluler dan WiFi dan pastikan koneksi berjalan lancar. 

Apabila Anda kurang yakin dengan pemeriksaan ini, silakan ajak teman yang mengerti tentang HP saat beli bekas. 

Atau, bawa HP yang sama untuk dibandingkan dengan HP yang ingin Anda beli. 

Negosiasi Harga 

Setelah merasa cukup cocok dengan HP bekas tersebut, coba lakukan negosiasi sesuai temuan Anda pada HP bekas tersebut. 

Misalnya semakin banyak lecet, maka Anda bisa melakukan tawaran harga yang masuk akal. 

Mengajak teman yang hafal harga pasaran HP lokal tentu akan sangat membantu Anda dalam proses negosiasi harga. 

Tanyakan Garansi 

Jika Anda membeli HP bekas dari toko, besar kemungkinan pihak toko akan memberikan garansi terbatas yang layak Anda tanyakan. 

Namun jika Anda membeli HP bekas dari perorangan, mungkin Anda perlu membuat kesepakatan dengan penjual tersebut sebelum beli. 

Jika tidak ada garansi, pastikan Anda melakukan cek HP dengan seksama dan yakin melakukan negosiasi harganya. 

Akan lebih baik jika Anda membeli HP bekas yang masih ada garansi lengkap dengan kartu garansi dan belum kadaluarsa. 

Minta Penjual untuk Melakukan Reset HP 

Setelah deal, jangan buru-buru membayar HP bekas tersebut.  

Sebelum menyerahkan uang, minta kepada penjual untuk melakukan reset HP ke setelan pabrik (factory setting).  

Hal ini untuk memastikan semua data pribadi pemilik sebelumnya telah dihapus sekaligus memastikan sistem bebas dari script atau kode program jahat. 

Akhir Kata 

Itulah tadi beberapa panduan sederhana cara memilih HP agar mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. 

Dengan demikian, banyaknya pilihan produk di pasaran tidak akan membuat Anda kebingungan memilih. 

Anda juga tidak perlu terlalu khawatir terjebak membeli produk palsu atau rekondisi yang kini juga banyak ditawarkan di pasaran. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *